• biodiversity day
  • hari bumi 2016
  • hari air 01
  • gajah 04
  • Harapan
  • Biodiversity Day, 22 mei 2016
  • Hari Bumi 22 April 2016
  • Hari Air sedunia - 22 Maret 2016
  • World Wildlife Day 3 Maret 2016

Factsheet

  • Botanical Garden
  • Coastal Green Belts Corridor
  • Conserving Bamboo
  • Ecotourism In Indonesia
  • local food diversification
  • TFCA Kalimantan
  • TFCA Sumatera
  • GCI

Indeks SRI KEHATI

Indeks Kehati

Today

Source: Bursa Efek Indonesia

Donate

DONASI KE KEHATI

Donasi ke KEHATI untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati indonesia

Download

KEHATI Tidak Akan Seleksi Usaha Pertambangan Batubara untuk Indeks SRI-KEHATI

DSC_9190.jpg

JAKARTA - Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) baru-baru ini telah mengeluarkan pertambangan batubara dari jenis usaha yang dapat masuk pada indeks SRI-KEHATI. Sejak tahun 2009, indeks ini telah menjadi acuan di Bursa Efek Indonesia sebagai daftar perusahaan hijau di Indonesia. 

"Hal ini dilakukan dalam upaya perbaikan indeks SRI-KEHATI secara terus menerus sejalan dengan perkembangan investasi hijau di dunia," ujar Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI, MS Sembiring. Indeks 'hijau' pertama di Indonesia ini adalah hasil kerjasama antara PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan KEHATI yang mengacu pada tata cara Sustainable and Responsible Investment (SRI).

Tujuan dibentuknya indeks ini adalah untuk memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat luas mengenai ciri dari perusahaan terpilih pada indeks SRI KEHATI yang dianggap memiliki bermacam bentuk pertimbangan dalam usahanya berkaitan dengan kepedulian pada lingkungan, tata kelola perusahaan, keterlibatan masyarakat, sumber daya manusia, hak asasi manusia, dan perilaku bisnis dengan etika bisnis yang terterima di tingkat internasional.

Baca selengkapnya.

KEHATI Tambah Daftar Mitra Melalui PSDABM

IMG 20160630 WA0009

JAKARTA - Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) menambah daftar mitranya melalui program Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM). Pada 24 dan 30 Juni 2016, sebanyak 15 lembaga atau organisasi masyarakat telah menandatangani kesepakatan hibah untuk kegiatan PSDABM yang akan dilakukan di Sumatera dan Kalimantan. KEHATI merupakan Manajer Pengelola Hibah, KEHATI untuk Lot 1: Sumatera dan Kalimantan

"Pada 24 Juni lalu Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah dan Lakpesdam PB Nahdlatul Ulama, serta lembaga lain telah menandatangani Perjanjian Hibah ini. Lalu pada 30 Juni terdapat 7 lembaga yang menandatangani Perjanjian Hibah, dengan ragam proyek di pesisir dan pulau kecil, energi terbarukan berskala kecil di pelosok Berau dan Mahakam Ulu" ujar Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI, MS Sembiring. Energi terbarukan berskala kecil ini utamanya untuk mendorong kegiatan usaha kecil dan menengah, seperti pengolahan madu, memajukan sektor pertanian dan menciptakan peluang ekonomi.

Program Hibah PSDABM ini berada di bawah Proyek Kemakmuran Hijau yang merupakan bagian dari Program Hibah Millennium Challenge Corporation (MCC). Hibah ini diperuntukkan bagi proyek berskala kecil yang mempromosikan manfaat sumber daya alam dan inisiatif energi baru dan terbarukan, guna mendukung program dan kegiatan berbasis masyarakat yang mendukung penurunan emisi gas rumah kaca dan mewujudkan ekonomi hijau.

Continue Reading

Artikel-Kerja sama Asahimas

PVC untuk Karang Sanghyang

kerjasamaasahimas

Jakarta-Hanya berjarak sekitar tiga jam perjalanan darat dari Jakarta, pengunjung sudah bisa tiba ke Pulau Sanghyang, Cilegon, Banten. Pulau ini memiliki banyak potensi wisata. Mulai dari titik-titik untuk snorkeling, penyelaman, melihat matahari tenggelam, hingga canoing. Dalam catatan dari Planet Diving, ada 23 titik wisata yang bisa dinikmati di Pulau Sanghyang.

 

Pada pertengahan April 2016, tim dari KEHATI melakukan survei ke Pulau Sanghyang. Tapi begitu masuk dari Pos Jaga Kementerian Kehutanan, sambutan utamanya adalah genangan sampah. Tak hanya di permukaan, di pesisir pantai pun penuh sampah plastik. Tak hanya di permukaan,  keindahan terumbu karangnya pun lagi-lagi sudah disusupi sampah plastik.

 

Di bulan Ramadan 2016, datang berita baik dari PT Asahimas Chemical, Cilegon. Perusahaan PVC terbesar di Indonesia ini mendukung Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) dalam program rehabilitasi terumbu karang di Pulau Sanghyang. Dukungan sebesar Rp 385 juta ini, akan digunakan untuk transplantasi terumbu karang di perairan yang relatif aman dan terlindungi. Khususnya tempat-tempat yang terumbu karangnya sudah rusak. Program berjalan sejak nota kesepahaman diteken yaitu pada 14 Juni 2016.

Continue Reading

Siaran Pers-Hari Lingkungan

Melestarikan yang Tersisa

macantutulgarut

 

Hari Lingkungan baru saja digelar pada Ahad, 5 Juni 2016. Tahun ini, dunia mengambil tema “Go Wild for Life-Zero Tolerance for the Illegal Wildlife Trade”. Badan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Lingkungan (United Nations Environmental Program/UNEP) melihat masih diperlukannya banyak usaha di tingkat nasional untuk menanggulangi perdagangan hidupan liar, termasuk menetapkan kebijakan yang kuat dan efektif, kampanye dan penyadartahuan, konservasi dan penegakan hukum yang efektif. Pada tingkat internasional UNEP menggarisbawahi bahwa harus lebih banyak orang yang perlu diajak untuk terlibat dan memahami bahayanya perdagangan ilegal ini. Sehingga diharapkan permintaan terhadap satwa dilindungi juga berkurang.

Pada kasus Indonesia, Berita tentang perdagangan ilegal satwa langka terus berulang setiap tahunnya. Data Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2015, memperlihatkan 190 kasus terkait kejahatan satwa dan tumbuhan liar yang dilindungi. Bahkan Forum Konservasi Gajah Indonesia mencatat sedikitnya 152 gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) mati sejak 2012. Angka yang akan melonjak karena Kepunahan sudah terjadi di 13 kantong habitat gajah yang  secara masif beralih menjadi kebun dan hutan monokultur.  Baca selengkapnya

Artikel-Panen Sorgum

Tanah Berbatu Berbuah Sorgum

panensorgum

Keajaiban itu terlihat nyata di Dusun Likotuden, Desa Kawalelo, Flores Timur Nusa Tenggara Timur. Dari tanah kering dan berbatu, tumbuhlah sekitar 30 hektar tanaman sorgum. Tak hanya berbuah lebat, tapi tanaman serealia ini juga berhasil menghijaukan Likotuden. Pemandangan ini kontras dengan tanaman padi gogo dan jagung yang juga ditanam berdampingan. Batang jagung menguning tanpa isi, dan tungkai padi pun terkulai tak berdaya. Hanya sorgum yang perkasa.

Kedigdayaan sorgum di tanah Likotuden dirayakan Pada Senin, 9 Mei 2016 dalam acara “Panen Raya Sorgum”. Kegiatan ini semarak karena dihadiri perwakilan dari Kementrian Koordinator Ekonomi  Asisten Deputi Elyas Payong, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Timur Amir Pohan, Kepala Sub Divre BULOG Larantuka Peter Lantuk, Direktorat Pelayanan Sosial Dasar Ditjen PPMD Kementrian Desa PDTTRusdi Tagaroa, Direktur Yayasan Pembangunan Sosial Ekonomi Larantuka(Yaspensel)Rm. Benyamin Daud Pr dan Kepala Desa Kawalelo Paulus Ike Kolah. Tak alpa pula hadir Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Direktur Eksekutif Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) M.S Sembiring, Direktur Program PPB KEHATI Teguh Triono, dan Manajer Ekosistem Pertanian KEHATI Puji Sumedi.

Continue Reading

Video-Ladang Sorgum

Ladang Sorgum di Likotuden

 

Tanah berbatu di dusun Likotuden, desa Kawalelo, Flores Timur Nusa Tenggara Timur ternyata tunduk pada sorgum .Pada Mei 2016 fotografer dan videografer Feri Latief mengabadikan hijaunya ladang sorgum di Likotuden. Terlihat, bahwa betapa kearifan lokal dengan menanam plasma nutfah (sorgum), mampu membantu sumber pangan penduduk Likotuden.

 

Artikel Selanjutnya...

Kicauan KEHATI

by acls us

Laporan Tahunan

  • annual report 2013
    Laporan Tahunan KEHATI 2013
  • cover annual report 2014 02 01
    Laporan Tahunan KEHATI 2014

E-Warta KEHATI

  • WK Apr Jun 2015 01
    warta KEHATI apr - jun 2015
  • WK Jan Mar 2015 01
    WK Januari - Maret 2015
  • cover WK Nov Des 2014
    WK Nov - Des 2014
  • Warta KEHATI Agustus Oktober 2014
    WK Agustus - Oktober 2014
  • WK Mar Jul 2014
    WK Maret - Juli 2014
  • cover WK Nov - Feb 2014
    WK November 2013 - Februari 2014
  • WK Juli Oktober 2013
    WK Juli - Oktober 2013
  • cover
    WK April - Juni 2013
  • WK Nov 2012 - Jan 2013
  • WartaKehatiJuliSept2015 01
    WK Juli Sept 2015