Dorong Kesejahteraan Masyarakat Lokal, KEHATI dan Bank CIMB Niaga Tanam 3.000 Bibit Bambu Tabah - KEHATI
Artikel

Dorong Kesejahteraan Masyarakat Lokal, KEHATI dan Bank CIMB Niaga Tanam 3.000 Bibit Bambu Tabah

27 April 2018

Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) bekerja sama dengan Bank CIMB Niaga akan menanam 3.000 bibit bambu tabah (Gigantochloa nigrociliata) di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Rarung, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Selain sebagai upaya mendorong pelestarian keanekaragaman hayati bambu Indonesia, dari penanaman ini nantinya diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya secara lestari sebagai sumber kesejahteraan, khususnya sebagai sumber pangan lokal. Kegiatan Penanaman bambu tersebut juga sebagai bagian dari pengkhidmatan Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April lalu.

Sebanyak 3.000 bibit bambu tabah yang akan ditanam merupakan bantuan dari Bank CIMB Niaga, sebagai wujud kepedulian korporasi ini dalam pelestarian lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Lingkungan Niaga. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Graha Niaga, pada 24 April 2018, dari Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Tigor M. Siahaan kepada Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI, Riki Frindos. Hadir pula dalam acara tersebut Presiden Komisaris Bank CIMB Niaga Dato’ Sri Nazir Razak, beserta seluruh direktur dan komisaris.

Penyerahan bantuan pelestarian tanaman bambu tabah di Kawasan Hutan Rarung, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat secara simbolis diberikan oleh Presiden Direktur Bank CIMB Tigor M. Siahaan (paling kiri) kepada Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI Riki Frindos (dua dari kanan). Hadir pula dalam acara tersebut Presiden Komisaris Bank CIMB Niaga Dato’ Sri Nazir Razak (paling kanan) dan Direktur Compliance, Corporate Secretary and Legal Bank CIMB Niaga Fransiska Oei (dua dari kiri) di Graha Niaga, Selasa (24/4).

Riki Frindos mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya dengan ragam spesies bambu. Negeri ini adalah rumah bagi 160 spesies bambu dari 1.200 – 1.400 spesies yang ada di dunia, di mana 88 di antaranya adalah spesies khas. Bambu sebagai hasil hutan bukan kayu (HHBK), sangat bermanfaat dari sisi ekologi, sosial, budaya dan ekonomi.

“Di samping itu, bambu juga bermanfaat sebagai penyimpan  air, penyerap karbon , rehabilitasi lahan, dan fungsi konservasi lainnya,” imbuh Riki.

Bambu tabah merupakan salah satu spesies bambu khas Indonesia yang memiliki manfaat sangat tinggi. Selain dapat dimanfaatkan untuk beragam jenis produk, bambu jenis ini juga digunakan sebagai sumber pangan yang dapat diolah menjadi aneka kuliner. Penanaman bambu tabah di Rarung merupakan salah satu replikasi model pengembangan tanaman tersebut yang sebelumnya pernah dikembangkan KEHATI di Pupuan dan Gianyar, Bali.

“Melalui penanaman bambu tabah ini diharapkan pada tahun ke-4 petani pengelola melalui koperasi petani bisa mendapatkan hasil panen dalam bentuk rebung dan batangnya, serta mampu memasarkan, baik lokal maupun di luar NTB,” kata Riki.

Lebih jauh Riki mengatakan, penanaman 3.000 bambu tabah di Lombok Tengah ini merupakan wujud jalinan kerja sama untuk kali kesekian antara KEHATI dengan Bank CIMB Niaga dalam kegiatan pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati Indonesia yang telah teretas sejak tahun 2010. Mulai tahun 2012, Bank CIMB Niaga fokus untuk mendukung pelestarian dan pemanfaatan bambu Indonesia. Selain bambu tabah, dukungan Bank CIMB Niaga selama ini juga difokuskan untuk berbagai jenis bambu, di antaranya bambu hitam sebagai bahan baku angklung, dan bambu betung untuk bangunan dan flooring.

Apa yang ditunjukkan oleh Bank CIMB Niaga ini, lanjut Riki, merupakan contoh yang sangat baik tentang keterlibatan swasta dalam konservasi keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, pihaknya memberi apresiasi yang tinggi kepada perusahaan perbankan tersebut.

“Konservasi adalah tugas bersama.  Oleh karena itu, KEHATI sebagai lembaga yang mengemban amanat konservasi keanekaragaman hayati, terbuka untuk bekerja sama dengan siapapun yang memiliki komitmen terhadap hal tersebut, termasuk korporasi,” papar dia.

Dalam kerja sama ini, KEHATI bertindak sebagai pengelola. Dalam pengelolaan, KEHATI akan bekerja sama dengan kelompok tani Patuh Angen (petani sekitar kawasan hutan) yang merupakan petani dampingan dari Litbang Teknologi HHBK, Badan Litbang dan Inovasi pada Kementerian Kehutanan, serta Pusat Penelitian Bambu Universitas Udayana.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Compliance, Corporate Secretary and Legal Bank CIMB Niaga, Fransiska Oei, mengungkapkan, upaya konservasi lingkungan termasuk bambu di dalamnya merupakan komitmen perusahaannya, seperti termaktub dalam kebijakan pokok perusahaan. Dipilihnya KEHATI sebagai mitra konservasi, kata Fransiska, didasarkan pada pertimbangan bahwa lembaga tersebut sejak lama telah mendedikasikan diri secara penuh dalam bidang pelestarian keanekaragam hayati. Jalinan kerja-kerja bersama KEHATI yang terjalin selama ini, turut mendukung kesuksesan program peduli lingkungan yang dicanangkan perusahaan perbankan tersebut.

Bank CIMB Niaga berharap, melalui upayanya ini, selain dapat turut berperan dalam pelestarian lingkungan di Indonesia, juga dapat membangun perspektif yang semakin positif dari masyarakat terhadap Bank CIMB Niaga, sebagai perusahaan perbankan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap konservasi keanekaragaman hayati di negeri ini.

“Hal ini juga mendukung program pemerintah, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Di samping itu, Adanya potensi bisnis yang diharapkan dapat digali sehingga muncul kerja sama yang saling memberikan manfaat antara satu pihak dengan pihak lainnya,” tandas dia.

  • Artikel
  • Dorong Kesejahteraan Masyarakat Lokal, KEHATI dan Bank CIMB Niaga Tanam 3.000 Bibit Bambu Tabah
dukung kehati