93 views Mangrove Blue Carbon, KEHATI dan PT Asahimas Chemical Tanam Mangrove di Pandeglang – KEHATI KEHATI

Mangrove Blue Carbon, KEHATI dan PT Asahimas Chemical Tanam Mangrove di Pandeglang

  • Date:
    13 Jan 2023
  • Author:
    KEHATI

Sebagai bagian dari target penanaman 50.000 bibit mangrove sepanjang tahun 2022, sekaligus juga dalam rangka mendukung program Mangrove Blue Carbon, PT Asahimas Chemical (ASC) bersama Yayasan KEHATI menanam 18.000 bibit mangrove di Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, dan Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan ini melibatkan pula Universitas Tirtayasa, Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Banten, LSM lingkungan lokal, Kelompok Masyarakat dan pemerhati lingkungan lainnya di Kabupaten Pandeglang. 

 

Desa Panimbang Jaya dan Desa Cigorondong punya lahan 2 hektar untuk ditanami mangrove menurut hasil survey Yayasan KEHATI bersama Universitas Tirtayasa. Penanaman tersebut merupakan upaya menciptakan bentang alam terhadap bencana dan memitigasi dampak perubahan iklim. Luasan ekosistem mangrove di Banten terus terdegradasi akibat beberapa faktor seperti abrasi dan bencana alam, menurut studi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten di tahun 2019. 

 

“Program Mangrove Blue Carbon di Provinsi Banten telah berjalan dengan tujuan merehabilitasi Kawasan pesisir Selat Sunda yang terdegradasi. Untuk memastikan kegiatan tersebut tercapai, maka aksi penanaman dan perawatan mangrove perlu kolaborasi dan dukungan semua pihak, terutama masyarakat setempat,” ujar Manajer Program Ekosistem Kelautan Toufik Alansar.

 

Selain manfaat ekologis, pelestarian ekosistem mangrove diharapkan menendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Telah direncanakan beberapa kegiatan pemberdayaan masyarakat di tahun 2023 yaitu penguatan melalui pelatihan pengolahan hasil mangrove.

 

“Sebagai kontribusi terbaik kami, ASC bersama Yayasan KEHATI akan terus mengembangkan Program Mangrove Blue Carbon ini di area lainnya di Provinsi Banten. Semoga mangrove yang kita jaga bersama dapat memberikan banyak manfaat untuk lingkungan, masyarakat sekitar, dan tentunya masa depan yang lebih baik” ujar President Director PT ASC Jun Miyazaki.

Sebagaimana kegiatan penanaman mangrove pada tahun 2021 yang lalu, kegiatan kali ini juga disertai dengan gerakan bersih-bersih pantai di sekitar lokasi penanaman.

 

“Kami mencoba menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan yang berada di sekitar area operasi,” ujarnya dikutip Antara News dalam pemberitaannya berjudul Indonesia Galakkan Program Mangrove Blue Carbon, 23 September 2021. Menurut Vice President Director PT. ASC, Eddy Sutanto, lingkungan dan perubahan iklim merupakan persoalan global sehingga seluruh pihak seharusnya bahu-membahu mengatasinya.

 

Mangrove Blue Carbon merupakan konsep program konservasi dan rehabilitasi keanekaragaman hayati yang dirancang untuk mendukung program nasional dari pemerintah pusat yang masuk dalam Program Prioritas Nasional (PPN) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 melalui Pembangunan Rendah Karbon (PRK).